disini kita akan bahas sedikit tentang hardware pendukung yg ada pd wireless,nah kali ini kita bahas sedikit tentang kabel dan konektor.pd instalasi wireless yg memakai freq tinggi tentunya faktor ini amatlah perlu sebab kesuksesan sebuah wifi akan amat tergantung dgn konektor dan kabel yg dipakai…ok biasanya wifi mempergunakan koaksial yg kira2 bentuknya spt ini…

kualitas sebuah koaksial amat ditentukan oleh iner,dielektrik dan shield,sbb selain menentukan harga impedansi suatu kabel (rata2 wifi memakai 50 ohm) jg menentukan nilai rugi2 tegangan (lossis).pd bbrp koaksial yg “mahal” dielektrik memakai udara (air dielektric) shg faktor lossis amatlah kecil…ada banyak tipe kabel spt ini dipasaran,spt LR400,LR600,RG213,RG9914,RG9913,Heliax dlsbnya dgn berbagai ukuran dimensi penampang (yg jg menentukan faktor lossis dan power carier.cukup jelas…nah kita melangkah ke hal brikutnya….

Konektor…

ada bbrp tipe macam konektor yg dipakai di instalasi wifi dan mempunyai kegunaan sendiri2,sedikit disini akan saya bahas nama,bentuk dan kegunaan singkat:

BNC

singkatan dari Bayonet Neill Concelman,biasanya digunakan utk sistem sambungan quick conect dgn kapasitas daya kecil dan freq handle sampai dgn 5 Ghz.

tipe N konektor

singkatan dr “Navy” sbb dipopulerkan pd peralatan perang PD II dan kebanyakan dipakai sbg military equipment.konektor tipe ini amatlah kuat dalam menghandle freq,krn bisa mencapai 18Ghz ! dengan lossis kecil.

SMA

singkatan dr “SubMiniature version A” mempunyai kehandalan yg sama dgn konektor N dgn limit handle freq yg sama.saudara kembar SMA adl SMB (artiannya sama hanya version B) mempunyai bentuk spt ini..

MMCX


or biasa disebut MicroMate conector X adl konektor RF terkecil di dunia yg biasanya ada pada wlan card,pigtail dlsbnya.

Adapter

biasa digunakan sbg “sambungan” antar konektor.

nah sdh jelas kan,mk kita akan melangkah ke bagaimana menyambungkan kabel koaksial ke konektor dlsbnya…sabar yaaaah…..